Senin, April 01, 2019

Kesabaran si Sulung



Kehadiran adik seringkali membuat perhatian kepada anak pertama menjadi lebih sedikit dibanding saat mereka masih menjadi anak satu-satunya. Salah satunya kejadian Sabtu siang.
Sekitar pukul 11, si bungsu merengek minta ditemani tidur siang. Menjelang dzuhur merupakan waktu-waktu si bungsu mengantuk. Seperti biasa, Medina tidur harus sambil disusui karena masih belum sukses disapih.
Selagi menunggui adeknya tertidur, Mama minta tolong kepada mbak Dinda untuk bermain sendiri. Awalnya ia menurut, tetapi mungkin karena bosan, 10 menit kemudian ia sudah merajuk minta ditemani bermain di ruang keluarga. Saat itu adeknya belum benar-benar tertidur
Mama pun meminta kesediaannya untuk menunggu sekitar 10 menit lagi. Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah. Ia pun mulai merengek. Dari kejadian-kejadian sebelumnya, biasanya si kakak akan menangis dan diakhiri dengan terbangunnya adek alias tidak jadi tidur. Mamanya pun akan sedikit mengomel ke si kakak😁

Namun kali ini mama mencoba melakukan komunikasi produktif dengan mengatur intonasi suara dan gunakan nada bicara yang ramah. Mama mengajak ngobrol kakak, apa yang ia inginkan sekarang.
M : Mba, tunggu sebentar dulu yaa, ini lihat dedeknya belum bobo. 10 menit lagi yaa
K : Ga mau, maunya sekarang, di depan TV ajaa! (mulai menunjukkan tanda mau menangis)
M : Kalo mau main sama Mama, mainnya di tempat tidur aja ya. mau?
K : Ga mauu!


M : Kalo main tebak-tebakan aja mau?
K : Tebak-tebakan apa? (Kakak mulai penasaran, karena belum pernah main ini sebelumnya)


Drama diakhiri dengan mama dan kakak maen tebak-tebakan di kamar sampai adeknya sudah tertidur pulas. Alhamdulillah.





#hari3
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melatih Kemandirian Anak - Day 4

Masih melanjutkan cerita melatih Toilet Training Medina. Kondisi saya sebagai working mom sedikit banyak berpengaruh pada proses Toilet T...